Rabu, 27 April 2016

E-COMMERCE DAN E-BUSINESS

E-COMMERCE DAN E-BUSINESS



I. PENDAHULUAN

A. Pengertian
E-Commerce ( Electronic Commerce ) atau bisa disebut juga dengan perdagangan elektronik ini adalah suatu proses pembelian, penjualan, pertukaran barang dan jasa antara dua belah pihak melalui system elektronik seperti internet. Sehingga penjual dengan pembeli tidak harus bertatapan langsung terlebih dahulu.


B. Latar Belakang
Kami membuat paper ini untuk mengetahui apa itu e-commerce, bagaimana proses dari e-commerce tersebut, sekaligus untuk mengetahui betapa canggihnya teknologi pada zaman sekarang ini. Meskipun e-commerce ini membuat pelaku bisnis menjadi semakin mudah dalam menjual dagangannya dan pembeli hanya mentransferkan uang nya, e-commerce ini memiliki beberapa kekurangan dan juga beberapa kelebihan. Untuk lebih jelasnya lagi tentang e-commerce, mari kita saji artikel ini.

C. Sejarah
E-Commerce bermula dari awal kemunculan interet dan terus berkembang sehingga terciptalah e-commerce. Internet lahir pada tahun 1969, kelompok peneliti Amerika berhubungan dengan empat komputer di UCLA, Stanford Research Institute, Universitas Utah, dan Universitas California menciptakan sebuah jaringan untuk berkomunikasi antara stau dengan yang lainnya. Jaringan ini di kenal dengan ARPAnet ( advance research project agency ). Tiga tahun kemudian, sekitar 50 universitas telah terhubung bersama dengan jaringan ini. Seiring perkembangan ARPAnet, yang diikuti dengan kerjasama jaringan antara kaum pendidik, dan eksperimen NASA tentang jaringan computer, jaringan ini mulai terhubung satu dengan yang lain interconnected. Berkembang melalui aktivitas yang memiliki istilah “perdagangan web”. Melakukan transaksi pembelian dan penjualan melalui World Wide Web yang di anggap aman ( HTTPS ).
Web mulai dikenal pada tahun 1994, jurnalis beranggapan bahwa e-commerce akan menjadi sebuah sector ekonomi yang nantinya akan berkembang dengan pesat. Kurang lebih 4 tahun protocol HTTPS memasuki tahap matang dan mulai banyak digunakan oleh masyarakat luas. Antara tahun 1998 dan tahun 2000 banyak pebisnis dari Negara AS dan Eropa mengembangkan situs web perdangan ini.


D. Kelebihan dan Kekurangan E-Commerce
A. Kelebihan

1. Untuk organisasi/ perusahaan 

a. Sebagai pasar internasional
b. Penghematan biaya operasional
c. Berkurangnya kendala inovasi
d. Biaya telekomunikasi yang rendah

2. Untuk konsumen

a. Lebih banyak pilihan
b. Akses penuh 24/ 7 hari
c. Bisa membandingkan harga barang di antara toko/ penjual yang menjajakan barangnya di e-commerce
d. Proses pengantaran produk yang inovatif

3. Untuk masyarakat

a. Praktek kerja yang lebih fleksibel
b. Kemudahan akses fasilitas public

B. Kekurangan

1. Untuk organisasi/ perusahaan
a. Keamanan system rentan di serang
b. Persaingan yang tidak sehat
c. Masalah kompabilitas teknologi lama dengan teknologi baru

2. Untuk konsumen
a. Biaya tambahan untuk akses internet
b. Perlunya sedikit keahlian dalam computer
c. Resiko bocornya privasi dan data pribadi
d. Kurangnya kepercayaan karena tidak bertemu secara langsung

3. Untuk masyarakat
a. Berkurangnya interaksi antar manusia
b. Sulitnya mengatur internet
c. Kesenjangan social
d. Adanya sumber daya yang terbuang


II. E- COMMERCE dan E- BUSINESS

E-Commerce ( Electronic Commerce ) atau bisa disebut juga dengan perdagangan elektronik ini adalah suatu proses pembelian, penjualan, pertukaran barang dan jasa antara dua belah pihak melalui system elektronik seperti internet. Sehingga penjual dengan pembeli tidak harus bertatapan langsung terlebih dahulu.
Untuk melakukan pembelian melalui e-commerce ini, ada 2 hal yang dapat dilakukan oleh konsumen di dunia maya. Yang pertama adalah konsumen bias memilih-milih barang atau jasa yang di tawarkan oleh perusahaan terkait melalui websitenya. Kedua adalah mencari data atau informasi yang di perlukan sehubungan dengan proses transaksi bisnis/ dagang yang akan dilakukan. Jika konsumen sudah mendapat barang/ jasa, konsumen dapat melakukan transaksi dengan 2 cara. Pertama adalah secara konvensional ( standar orders ) seperti yang selama ini dilakukan seperti telpon, faks, atau langsung ke tempat penjual. Kedua dengan online orders, yaitu dengan menggunakan perangkat elektronik seperti computer, handphone, dll.
Selanjutnya, melalui internet dapat dilakukan pula aktivitas pasca pembelian, yaitu Electronic Customers Support. Proses ini dapat dilakukan melalui telpon, e-mail, faks, chatting, dll. Diaharapkan dari aktivitas tersebut konsumen dapat datang kembali untuk berbelanja.

Untuk proses pembayaran, e-commerce memiliki alur sebagai berikut

1. Konsumen memesan barang/ jasa dan menempatkannya dimana akan dikirim melalui sejumlah saluran penjualan ( website, call senter, dll. )
2. Penjual mendeteksi pesanan telah di tempatkan, dan meneruskan permintaan pembayaran kepada konsumen untuk memverifikasi nomor rekening dan ketersediaan dana.
3. Setelah pembayaran dilakukan dan telah di konfirmasi, pihak penjual akan mengirimkan barang/ jasa tersebut ke tempat yang telah di beritahu oleh konsumen.
4. Barang/ jasa akan sampai beberapa hari, tergantung dari persetujuan awal antara penjual dengan pembeli.

Dengan adanya e-commerce ini, proses jual-beli menjadi lebih mudah dan lebih efisien karena tidak memerlukan dana untuk berpergian. Dan membantu masyarakat yang hobi berbelanja, karena tidak perlu lagi berjalan lama lama di dalam mall, cukup buka gadget lalu pilih barang/ jasa yang disukai kemudian transfer. Sangat mudah untuk mendapatkan suatu barang/ jasa yang kita inginkan.


E-business adalah penggunaan teknologi informasi dan komunikasi oleh organisasi, individu, atau pihak-pihak terkait untuk menjalankan dan mengelola proses bisnis utama sehingga dapat memberikan keuntungan—dapat berupa berupa keamanan, fleksibilitas, integrasi, optimasi, efisiensi, atau/dan peningkatan produktivitas dan profit. Dalam penggunaan e-business, perusahaan perlu untuk membuka data pada sistem informasi mereka agar perusahaan dapat berbagi informasi dengan konsumen, rekan bisnis, dan supplier dan dapat bertransaksi secara elektronik dengan mereka memanfaatkan internet.

Pelaku e-business
Perusahaan, konsumen, supplier, rekan bisnis, organisasi
Kegiatan sasaran e-business
Kegiatan bisnis, jual-beli, transaksi, pelayanan
Tujuan e-business
Koordinasi, komunikasi, transformasi proses bisnis, sharing informasi
Media yang digunakan e-business
Internet, komputer/ gadget, data yang telah terkomputerisasi

Contoh dari e-business
Harian Kompas yang juga memiliki e-bisnis Kompas Online. Kompas menjalankan proses bisnis utamanya berupa penyediaan berita dan distribusinya, tidak lagi hanya melalui media cetak saja tetapi juga melalui internet. Keutungan yang dapat diberikan Kompas online dapat diakses oleh seluruh penduduk di Indonesia (bahkan dunia), up to date, memangkas biaya kertas, dapat diakses 24 jam, dll.


III. PENUTUPAN

Kesimpulan
Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, apapun itu dapat memberi manfaat yang positif asalkan kita bias mengelolanya dengan baik. Penerapan teknologi informasi dalam proses jual-beli ini dapat membantu kita, di antaranya :

1. Menghemat biaya
2. Meringankan pekerjaan
3. Mempercepat proses kerja
4. Menigkatkan keamanan walaupun ada beberapa oknum yang melakukan tindakan curang dalam proses jual-beli
5. Meningkatkan kualitas pelayanan walaupun secara tidak langsung

Penerapan teknologi informasi ini di bidang bisnis contohnya adalah online shop seperti lazada, elevania, dll. Usaha online memiliki perbedaan yang signifikan di bandingkan dengan usaha yang tidak online. Contohnya seperti, bisnis yang dilakukan tidak online, akan membutuhkan tempat serta karyawan sehingga harus membayar lebih untuk usaha nya, sedangkan untuk online, tidak memerlukan tempat hanya memposting barang/ jasa nya di internet.
Transaksi dalam jual-beli online juga mudah, hanya dengan memilih barang/ jasa di gadget, kemudian mentransfer uang seharga barang tersebut, dan barang/ jasa pun akan segera sampai di depan rumah anda.






Hubungan e-commerce dengan e-business

E-business adalah penggunaan internet dan teknologi jaringan dan informasi lain untuk membantu proses e-commerce, kolaborasi dan komunikasi perusahaan, serta perusahaan lain yang berbasis web. sementara, e-commerce adalah penggunaan jaringan internet untuk berpromosi dan bertransaksi dengan konsumen. dengan kata lain e-business memiliki scope atau jangkauan yang lebih luas dibandingkan dengan e-commerce.
E-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-commerce juga memerlukan teknologi basis data atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-commerce ini. Yang penggunaannya sedang berkembang pesat saat ini, e-commerce, merupakan terobosan dlm suatu bisnis sehingga dapat meningkatkan daya saing di tengah persaingan yg ketat utk meraih pangsa pasar (market-share) yang harus diupayakan oleh setiap perusahaan.

0 komentar:

Posting Komentar